Postingan

Menampilkan postingan dengan label Puisi
Gambar
Kawan di belakang papan abu-abu Tak mau kah mencandu buku tua bersamaku Berbagi cawan nasihat & ilmu Akan ku dengarkan semua ceritamu Berikan tawaku untuk candamu Aku rindu masa Api semangat kita membara Melawan piciknya mayapada Tak peduli perut kosong & citra dunia Demi kearifan batin yg sesungguhnya Barangkali sudah Bukan saatnya memupuk asa terlalu bungah Menunggu aku lelah Aku sadar, kau tak pernah singgah Aku dan harapan Kau dan misteri Aku di paruh waktu Kau masih abu-abu In frame : Dermaga Pelabuhan Tilong, Labuan Bajo

Air Mata Jogja

Gambar
Jogja, mengapa air matamu terus mendera? seharian kau menangis, kenapa tak kunjung reda juga? mungkinkah kau bersedih karna ulah pongah manusia? ataukah karna negeri ini terus dinodai dengan dosa-dosa? Jogja,   mereka, orang-orang yang terdzolimi di negeri sendiri, menginginkan kehidupan yang nyata namun, takdir belum juga menjawabnya hidup atau mati, rasanya sama saja Jogja, berhentilah menangis, mari berjuang bersama Tuhan, hapuslah air mata jogja Kosan lama, 03 April 2011 | kala Jogja diguyur hujan
Aku terlanjur bangun cinta  Di Jalan Cinta Tak peduli dera mencaci Tak peduli duka menghampiri Keyakinanku hanya satu Membangun Negeri Bersatu Uang pun aku tak mau Ketika ia datang merayu Bukan sok idealis Atau mengumbar suara Aku hanya optimis Hanya membangun asa Menuju Indonesia Jaya!